Webinar
30.06.2026
Pengujian Konduktivitas Termal: Menemukan Metode yang Tepat untuk Aplikasi Anda
Bahasa Inggris
Pembicara Dorothea Stobitzer

Konduktivitas termal dapat diukur dengan berbagai metode - tetapi manakah yang merupakan pilihan yang tepat untuk material, rentang suhu, dan aplikasi Anda? Pada sesi pembukaan ini, Dorothea Stobitzer memperkenalkan portofolio NETZSCH untuk pengujian Konduktivitas TermalKonduktivitas termal (λ dengan satuan W/(m-K)) menggambarkan pengangkutan energi - dalam bentuk panas - melalui benda bermassa sebagai hasil dari gradien suhu (lihat gbr. 1). Menurut hukum termodinamika kedua, panas selalu mengalir ke arah suhu yang lebih rendah.konduktivitas termal, termasuk LFA, HFM, GHP, dan GHFM.
Dengan menggunakan contoh pengukuran praktis, webinar ini menunjukkan bagaimana instrumen yang berbeda mendukung pertanyaan material yang berbeda - mulai dari bahan insulasi hingga padatan berkinerja tinggi. Peserta akan mendapatkan gambaran yang jelas tentang teknologi yang tersedia dan mempelajari cara select metode yang paling sesuai untuk data Konduktivitas TermalKonduktivitas termal (λ dengan satuan W/(m-K)) menggambarkan pengangkutan energi - dalam bentuk panas - melalui benda bermassa sebagai hasil dari gradien suhu (lihat gbr. 1). Menurut hukum termodinamika kedua, panas selalu mengalir ke arah suhu yang lebih rendah.konduktivitas termal yang andal.
Anda akan belajar:
- Instrumen NETZSCH mana yang mengukur Konduktivitas TermalKonduktivitas termal (λ dengan satuan W/(m-K)) menggambarkan pengangkutan energi - dalam bentuk panas - melalui benda bermassa sebagai hasil dari gradien suhu (lihat gbr. 1). Menurut hukum termodinamika kedua, panas selalu mengalir ke arah suhu yang lebih rendah.konduktivitas termal
- Perbedaan LFA, HFM, GHP, dan GHFM
- Metode mana yang sesuai dengan bahan dan aplikasi yang mana
- Bagaimana data termal yang andal mendukung keputusan material yang lebih baik
