Botol kaca berwarna kuning dengan ekstrak propolis di samping potongan papan partikel dan bongkahan propolis di atas permukaan kayu.

03.07.2025 by Dr. Chiara Baldini

Analisis Termal Perekat UF: Dari Perilaku Pengeringan hingga Stabilitas dengan NETZSCH DSC dan TGA

Ketika industri panel berbasis kayu mencari alternatif yang lebih ramah lingkungan untuk perekat konvensional, pengubah berbasis bio seperti ekstrak propolis mendapatkan daya tarik sebagai solusi yang berkelanjutan. Berasal dari bahan resin alami yang dikumpulkan oleh lebah, propolis menawarkan bahan tambahan yang terbarukan dan fungsional untuk resin urea-formaldehida (UF), yang banyak digunakan dalam pembuatan papan partikel.

Analisis Termal Perekat UF: Dari Perilaku Pengeringan hingga Stabilitas dengan NETZSCH DSC dan TGA

Untuk memahami bagaimana propolis memengaruhi kinetika Pengawetan (Reaksi Pengikatan Silang)Secara harfiah diterjemahkan, istilah "crosslinking" berarti "jaringan silang". Dalam konteks kimia, istilah ini digunakan untuk reaksi di mana molekul dihubungkan bersama dengan memperkenalkan ikatan kovalen dan membentuk jaringan tiga dimensi. pengawetan resin UF, Differential Scanning Calorimetry (DSC) dilakukan dengan menggunakan NETZSCH DSC 214 Polyma. Menerapkan cawan lebur bertekanan tinggi (cawan lebur baja tahan karat untuk pengukuran di bawah tekanan tinggi) di bawah atmosfer nitrogen meminimalkan artefak PenguapanPenguapan suatu unsur atau senyawa adalah transisi fase dari fase cair ke uap. Ada dua jenis penguapan: penguapan dan pendidihan.penguapan air, mengungkapkan percepatan yang jelas dalam reaksi curing (pengikatan silang).

Analisis Termogravimetri Pelengkap (TGA), yang dilakukan dengan NETZSCH TG 209 F1 Libra® , memberikan wawasan tentang profil degradasi termal dari perekat yang diawetkan. Hasil ini menegaskan bahwa propolis meningkatkan stabilitas termal jaringan termoset, mendukung perannya sebagai aditif berbasis bio yang fungsional.

Selain perilaku termal, penelitian ini juga menilai kekuatan mekanik, ketahanan kelembaban, dan emisi formaldehida dari papan partikel yang diikat dengan perekat UF yang dimodifikasi dengan propolis. Temuan ini menunjukkan bahwa, jika diformulasikan dengan benar, aditif berbasis bio dapat meningkatkan kinerja sekaligus mengurangi dampak lingkungan, yang merupakan tujuan utama dalam pengembangan komposit kayu rendah emisi.

Penelitian ini menyoroti potensi aditif resin alami untuk menjembatani kesenjangan antara keberlanjutan dan kinerja industri dalam produk kayu olahan. Dengan menggabungkan bahan baku terbarukan dengan analisis termal yang canggih, para ilmuwan dan produsen dapat mempercepat transisi menuju sistem perekat yang ramah lingkungan.

Penjelasan lengkap mengenai prosedur eksperimental dan hasil analisis tersedia dalam artikel yang telah ditinjau oleh rekan sejawat. (Akses melalui penerbit; berlangganan atau pembelian satu kali mungkin diperlukan).

Ucapan Terima Kasih

Penelitian ini merupakan upaya kolaboratif antara Universitas Ilmu Pengetahuan Hayati Poznan (Fakultas Kehutanan dan Teknologi Kayu), Universitas Teknologi Poznan (Institut Teknologi Material), dan NETZSCH Instrumenty, Polandia. Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi berharga dari para penulis dan dukungan yang diberikan oleh institusi masing-masing.

Dua orang profesional berkolaborasi di sebuah meja, mendiskusikan data pada tablet di tengah-tengah bagan dan dokumen, menekankan kerja sama tim dalam analisis.

Apakah Anda memiliki pertanyaan?

Pakar kami akan dengan senang hati membantu Anda.

Hubungi kami
AI Overview
An error occurred. Please try again.