| Published: 

Pengukur Aliran Panas Berpelindung TCT 716 Lambda untuk Penentuan Konduktivitas Termal Logam

Validasi dengan Inconel 600

Pendahuluan

Inconel 600 adalah paduan nikel-kromium-besi yang telah terbukti dan sering digunakan sebagai bahan referensi untuk menentukan Konduktivitas TermalKonduktivitas termal (λ dengan satuan W/(m-K)) menggambarkan pengangkutan energi - dalam bentuk panas - melalui benda bermassa sebagai hasil dari gradien suhu (lihat gbr. 1). Menurut hukum termodinamika kedua, panas selalu mengalir ke arah suhu yang lebih rendah.konduktivitas termal. Stabilitas termal, ketahanan OksidasiOksidasi dapat menggambarkan proses yang berbeda dalam konteks analisis termal.oksidasi dan kekuatan mekanisnya membuatnya ideal untuk digunakan dalam prosedur kalibrasi. Karena alasan inilah, bahan ini telah digunakan sebagai bahan standar oleh lembaga penelitian selama bertahun-tahun. Ketersediaannya yang siap pakai dan komposisinya yang homogen juga berkontribusi pada kesesuaiannya sebagai referensi.

Pengukur Aliran Panas Terlindung (GHFM) terkenal untuk menentukan Konduktivitas TermalKonduktivitas termal (λ dengan satuan W/(m-K)) menggambarkan pengangkutan energi - dalam bentuk panas - melalui benda bermassa sebagai hasil dari gradien suhu (lihat gbr. 1). Menurut hukum termodinamika kedua, panas selalu mengalir ke arah suhu yang lebih rendah.konduktivitas termal polimer, tetapi logam dengan konduktivitas rendah juga dapat dipelajari dengan menggunakan teknik ini.

Kondisi Pengukuran

Konduktivitas termal diukur dengan menggunakan pengukur aliran panas terlindung (GHFM) TCT 716 Lambda. Dalam metode stasioner ini, sampel dengan ketebalan tertentu ditempatkan di antara dua pelat yang dipanaskan pada suhu yang berbeda. Hal ini menciptakan aliran panas melalui sampel. Aliran panas terdeteksi dan Konduktivitas TermalKonduktivitas termal (λ dengan satuan W/(m-K)) menggambarkan pengangkutan energi - dalam bentuk panas - melalui benda bermassa sebagai hasil dari gradien suhu (lihat gbr. 1). Menurut hukum termodinamika kedua, panas selalu mengalir ke arah suhu yang lebih rendah.konduktivitas termal dapat dihitung.

Dengan menggunakan TCT 716 Lambda, yang memungkinkan pengukuran simultan pada dua sampel, dua sampel Inconel 600 dengan diameter 51 mm dan ketebalan sekitar 31,8 mm dianalisis. Sebelum pengukuran, sampel dilapisi dengan pelumas silikon untuk meningkatkan kontak antara sampel dan pelat dan untuk meminimalkan hambatan antarmuka. Pengukuran dilakukan secara simultan pada kedua sampel dalam kisaran suhu antara suhu kamar dan 300°C. Tekanan sekitar 175 kPa diterapkan pada sampel selama pengujian.

Untuk evaluasi hasil pengukuran, kalibrasi kaca kuarsa digunakan.

Tabel 1: Parameter pengukuran

MetodeGHFM
Bahan kalibrasiKaca kuarsa
SampelInconel 600
Diameter sampel51 mm
Ketebalan sampel31.8 mm
SuasanaUdara
Tekanan kontak175 kPa
Program suhuRT hingga 300 ° C dalam interval 50 K

Hasil Pengukuran

Gambar 1 menunjukkan Konduktivitas TermalKonduktivitas termal (λ dengan satuan W/(m-K)) menggambarkan pengangkutan energi - dalam bentuk panas - melalui benda bermassa sebagai hasil dari gradien suhu (lihat gbr. 1). Menurut hukum termodinamika kedua, panas selalu mengalir ke arah suhu yang lebih rendah.konduktivitas termal dibandingkan dengan data literatur [1]. Kedua sampel berada dalam ketidakpastian pengukuran yang diperluas sekitar 4,8% yang diharapkan untuk Inconel 600 [2].

Grafik yang membandingkan konduktivitas termal spesimen Inconel 600 dengan nilai literatur pada suhu 0 hingga 350°C.
1) Konduktivitas termal pengukuran Inconel 600 - TCT 716 Lambda dibandingkan dengan literatur

Kesimpulan

Hasil pengukuran mengonfirmasi bahwa Pengukur Aliran Panas Berpelindung TCT 716 Lambda dapat digunakan untuk menentukan Konduktivitas TermalKonduktivitas termal (λ dengan satuan W/(m-K)) menggambarkan pengangkutan energi - dalam bentuk panas - melalui benda bermassa sebagai hasil dari gradien suhu (lihat gbr. 1). Menurut hukum termodinamika kedua, panas selalu mengalir ke arah suhu yang lebih rendah.konduktivitas termal dengan andal, bahkan pada logam dengan konduktivitas rendah. Hal ini menggarisbawahi ketepatan dan kemampuan reproduksi metode pengukuran, terutama dalam kisaran suhu yang dipertimbangkan. Data yang diperoleh menunjukkan kesesuaian yang baik dengan nilai literatur, yang selanjutnya menegaskan kesesuaian metode ini untuk analisis termofisika.

Literature

  1. [1]
    J. Blumm, A. Lindemann: Pengukuran sifat termofisika dari standar konduktivitas termal NPL Inconel 600; Suhu Tinggi-Tekanan Tinggi 35/36 (6): 621-626; 2003
  2. [2]
AI Overview
An error occurred. Please try again.