
15.06.2023 by Aileen Sammler
Penentuan Pemuaian Termal: Sumber Kesalahan Umum dan bagaimana NETZSCH Dilatometer Dapat Meminimalkannya
Dilatometri adalah metode penting untuk mengukur perubahan panjang atau volume bahan yang bervariasi dengan suhu atau pengaruh eksternal lainnya. Metode ini merupakan metode pilihan untuk mempelajari perubahan panjang untuk keramik, gelas, logam, komposit dan polimer serta bahan struktural lainnya. Metode ini memungkinkan diperolehnya informasi mengenai perilaku termal, parameter proses, dan kinetika SinteringSintering adalah proses produksi untuk membentuk bodi yang kuat secara mekanis dari serbuk keramik atau logam. sintering (serta pengikatan silang).
Hasil yang dapat diperoleh dengan pengukuran DIL
- Ekspansi termal linier
- Koefisien ekspansi termal (Koefisien Ekspansi Termal Linier (CLTE/CTE)Koefisien ekspansi termal linier (CLTE) menggambarkan perubahan panjang suatu bahan sebagai fungsi suhu. CTE)
- Perubahan volumetrik
- Perubahan KepadatanDensitas massa didefinisikan sebagai rasio antara massa dan volume. kepadatan
- Langkah-langkah penyusutan
- Titik pelunakan
- Suhu transisi kaca
- Perilaku anisotropik
- Transisi fase
- Suhu dan langkah SinteringSintering adalah proses produksi untuk membentuk bodi yang kuat secara mekanis dari serbuk keramik atau logam. sintering
- Pengaruh aditif dan bahan baku
- Suhu dekomposisi, misalnya bahan seperti pengikat organik
- Mengoptimalkan proses pembakaran
- Efek kalori dengan menggunakan c-DTA®
- Sintering Terkendali Laju (RCS)Sifat-sifat produk yang disinter, seperti densitas atau distribusi ukuran partikel, ditentukan oleh kondisi sintering (suhu, atmosfer, dll.) dan terutama oleh laju sintering. Sintering Terkendali Laju (RCS)
- Kinetika Neo: Pengukuran dilatometer dapat digunakan untuk analisis kinetik, misalnya SinteringSintering adalah proses produksi untuk membentuk bodi yang kuat secara mekanis dari serbuk keramik atau logam. sintering. Perangkat lunakNETZSCH Kinetics Neo tersedia untuk tujuan ini).

Sumber Kesalahan Selama Pengukuran dan Cara Meminimalkannya
Namun, ketika melakukan pengukuran dilatometer, berbagai sumber kesalahan dapat terjadi yang dapat menyebabkan hasil yang tidak akurat.
Di sini, kami akan menyajikan lima sumber kesalahan yang umum terjadi dan menjelaskan bagaimana dilatometer (DIL) dari NETZSCH Analyzing & Testing dapat membantu meminimalkannya.
- Persiapan sampel: Persiapan sampel yang tidak memadai dapat menyebabkan hasil yang salah. NETZSCH menawarkan berbagai macam aksesori untuk dilatometernya, sehingga memungkinkan spesimen dari berbagai bahan serta berbagai ukuran dan bentuk dapat disiapkan dan diukur dengan baik: Sebagai contoh, kami menawarkan penggiling spesimen untuk menghasilkan sampel paralel bidang, satu set persiapan khusus termasuk tempat untuk foil, dan wadah sampel khusus untuk serbuk dan lilin untuk mengoptimalkan persiapan sampel Anda.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat katalog aksesori kami yang lengkap. - Penentuan posisi sampel: Posisi sampel yang salah dapat menyebabkan kesalahan pengukuran. Dilatometer dari NETZSCH memiliki a MultiTouch fungsi yang "menggoyangkan" sampel ke posisi optimal sepenuhnya secara otomatis dan dengan demikian memusatkan dan menyelaraskannya dengan benar. Dalam prosesnya, panjang sampel awal secara otomatis ditentukan pada gaya kontak yang telah ditentukan sebelumnya.
- Pengaruh suhu eksternal: Fluktuasi suhu ruangan dapat memengaruhi hasil pengukuran Anda, jika sistem pengukuran tidak cukup terisolasi. Sistem pengukuran dilatometer kami dilengkapi dengan insulasi yang sangat baik dan, dalam Select dan Supreme dan, juga bekerja dengan kontrol suhu elektronik untuk meminimalkan pengaruh ini.
- Kotoran: Kotoran juga dapat memalsukan hasil. Tempat sampel yang kuat dan penyangga dilatometer dari NETZSCH Analyzing & Testing dapat dengan mudah dibersihkan secara menyeluruh sebelum pengukuran atau diganti jika perlu.
- Kesalahan teknis: Kesalahan pada alat pengukur atau perangkat lunak dapat menyebabkan hasil yang salah. NETZSCH dilatometer memiliki fitur sistem pengukuran cerdas, misalnya berdasarkan interaksi sensor pengukur optoelektronik dan penerapan gaya yang dapat dikontrol secara tepat dengan bantuan aktuator. Hal ini memungkinkan gaya konstan untuk diterapkan terlepas dari pemuaian atau penyusutan sampel antara 10 mN dan 3N: The NanoEye sistem pengukuran menawarkan resolusi tinggi hingga 0,1 nm pada seluruh rentang pengukuran hingga 50 mm, dan bebas perawatan dengan linearitas sempurna.
Dengan bantuan perangkat lunak evaluasi dilatometer yang terintegrasi Proteus® perangkat lunak evaluasi dilatometer yang terintegrasi, hasil dapat ditentukan dengan andal, cepat dan mudah.
Menyisipkan Teks
NETZSCH dilatometer menawarkan presisi tinggi, keandalan, dan akurasi pengukuran dalam rentang suhu dari -180 hingga 2800°C. Sistem pengukuran bebas perawatan, urutan pengukuran otomatis, dan mudah digunakan Proteus® perangkat lunak yang mudah digunakan memungkinkan pengoperasian yang sederhana dan efisien serta membantu meminimalkan sumber kesalahan.
Pelajari lebih lanjut tentang portofolio produk dilatometer kami: Dilatometer (DIL) - NETZSCH Menganalisis & Menguji



